Naeleen’s Review

Naeleen’s is an herbal feminine wash designed for eliminating vaginal itch, vaginal infections, yeast infections, and other signs of infectivity such as dryness, itching, and unpleasant odor. Being a feminine product formulated with all-natural ingredients, this means there is a slight chance that side effects will be experienced.

However, while product safety is an essential factor to consider in products such as Naeleen’s, one also regards effectiveness being the main deciding aspect, which may be determined with a quick look at the feminine product’s ingredients.ts.

Naeleen’s contains extracts from the 3 main ingredients Quercus Infectoria, Labisia Pumila, and Piper Betle Leaf.

Quercus Infectoria is known to contain the properties of an anti-septic and has natural tannic acids. These tannic acids work by eliminating harmful toxins in the body. However, being taken from a natural source, these tannic acids do not produce harmful effects than those that are chemically manufactured, which makes it irritating to the vagina. Aside from being an anti-septic, this Naeleen’s ingredient also acts as an astringent, anti-tremorine, anti-viral, anti-fungal, anti-bacterial, and anti-inflammatory.

Labisia Pumila, or Kacip Fatimah in Indonesia, has been used by women for improving their fertility, and for providing vitality and strength during the post-partum stage. While being beneficial for nursing women and those wanting to be pregnant, this Naeleen’s ingredient also gives them firmer and fuller breasts, and helps tighten the vaginal muscle, making sex more pleasurable.

Piper Betle Leaf contains the active ingredient piperine, which is known to contain antioxidant properties. This Naeleen’s ingredient helps eliminate free radicals that damage the vagina, and prevents the development of vaginal flora.

Naeleen’s is designed using nanotechnology, which means the product is easily absorbed by the cell membranes, resulting to its effects being experienced at a much faster rate than most feminine products.

Naeleen’s is intended to reduce odorous vaginal discharge, but one may experience discharge after the use of the product, which may be yellowish or greenish. This means that the feminine wash is working, as the toxins and harmful bacteria are eliminated through the discharge, leaving the vagina free from those harmful substances. Itching may also be experienced, as the detoxification is in process after application.

However, the results are long-term. This means after 2 weeks of using the product, the user can ensure of being free from bacteria and infection, as well as itching and odorous vaginal discharge.

With Naeleen’s producing filthy discharge and itching, some may not be pleased during its use. However, being a product that brings long-term results, Naeleen’s is actually advantageous, as one may not experience itching and other effects of vaginal infection, which puts Naeleen’s in a higher levels than most feminine products that bring temporary results. Sources : Feminine Wash

Click Here To Visit Naeleen’s Now!

Royal Crepes, Jajanan Kaki Lima Ala Mall

Lapar.com – Food lover, biasanya kalau lagi hang out ke mall, kamu pasti suka menghampiri stand yang menjual crepes. Hmm makanan ringan yang satu ini memang salah satu favorit yang biasanya dijual di mall dan pusat perbelanjaan. Harga dan variasi crepes ini beragam, untuk crepes yang dijual di mall biasanya dijual mulai dari Rp 8,000. Nah kali ini pasar crepes sepertinya sudah mulai menjamur ke jajanan kaki lima. Untuk jajanan kaki lima, Royal crepes merupakan crepes menyasar sebagai jajanan kaki lima

Photo Source; www.royalcrepes.com

Dengan harga mulai dari 2,000 sampai 3500 rupiah, crepes yang satu ini memang laris manis terutama di kalangan anak sekolah. Dengan variasi rasa beragam seperti ini, royal crepes mampu melesat sebagai crepes yang dikhususkan untuk jajanan kaki lima.

Mau tau rasanya? Nggak beda kok dengan crepes yang biasa dijual di mall dan pusat perbelanjaan. Dengan banyak variasi rasa, royal crepes ini cukup disukai anak-anak sekolah. Hanya saja yang membedakan crepes ini dengan crepes ala mall adalah kemasannya. Royal crepes ini hanya dibungkus dengan plastik biasa. Tetapi siapa butuh kemasan kan?

Variasi rasanya beragam dari mulai coklat, pisang, kacang, keju, srikaya, blueberry, apel, nanas hingga kiwi. Harganya berbeda dengan satu atau dua variasi rasa. Harga termahal untuk crepes ini dipatok sebesar Rp 3,500. Wah lumayan murah ya. Kalau di mall kita hanya dapat satu crepes, disini bisa dapat lima lho.

Royal crepes yang merupakan franchise ini juga cukup menarik banyak minat orang dikarenakan modal usaha awal yang tak terlalu besar. Untuk paket gerobak, harga franchise yang ditawarkan sebesar Rp 6,500,000, paket gerobak becak sebesar Rp 8,500,000 dan paket booth display sebesar Rp 12,500,000.

Keuntungan yang diraih per hari pun cukup signifikan. Menurut penjual crepes, dalam sehari dia bisa menjual sekitar 300 crepes yang berasal dari 2kg adonan. Cukup banyak memang. Didirikan di tahun 2005, saat ini royal crepes telah memiliki gerai sekitar 150 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.

Nah food lover, jika selama ini kamu addict dengan crepes tetapi terbentur pada harga jika sering-sering membelinya, cobain deh royal crepes yang satu ini. Biasanya penjual royal crepes ini akan berjualan keliling komplek-komplek namun juga sering mangkal di depan sekolah yang notabene penggemarnya memang anak sekolah dari mulai SD hingga SMA.

Deal, Kupon, Makan, Makanan , Resto, Restoran, Tempat Makan, Diskon, Diskon Makan, Makan Murah, Wisata Kuliner, Makan Makan, Kuliner >

lapar.com ? mau makan murah setiap hari ? mau Makanan Top dengan harga edan.. potongan harga hingga 90% setiap harinya.

Source: http://lapar.com/makanplus/

Ini Dia Sejarah Starbucks Coffee

Lapar.com – Yang suka ngopi pasti tau Starbucks kan? Gerai kopi yang udah terkena di mana-mana. Nah, kan seru kalau tau sejarahnya Starbucks gimana ceritanya sampe jadi kedai kopi paling besar di dunia. Heres the story

Starbucks Company adalah sebuah perusahaan atau jaringan kedai kopi di AS, tepatnya di Seattle, Washington oleh Jerry Baldwin, Zev Siegel, dan Gordon Bowker. Howard Schultz lalu bergabung dengan Starbucks dan terispirasi oleh bar di Italia dan membuka jaringan II Giornale (nama awal Starbucks) pada 1985.

Tak lama setelah itu, Baldwin, Siegel, dan Bowker membeli Peet’s Coffe and Tea, II Giornale dijual kepada Howard dan kemudia diganti namanya menjadi Starbucks pada 1987. Dengan 15.012 kedai kopi di 44 negara, membuktikan bahwa Starbucks adalah kedai kopi terbesar di seluruh dunia. Selain menjual minuman hangat yang berbasis espresso, Starbucks juga menjual minuman dingin, makanan ringan, dan secangkir biji kopi.

Starbucks yang pertama kali dibuka di Seattle pada tahun 90an dan terus berkembang pesat sampai tahun 2000an. Sebenarnya, pada tahun 2008 Starbucks memiliki 16.226 kedai, tapi pada saat itu, Starbucks memutuskan untuk menutup 600 kedainya dan memberhentikan 1000 pegawainya karena melemahnya perekonomian di AS. Penutupan dan pemberhentian pegawai ini menjadi akhir dari pertumbuhan pesat Starbucks sejak 90an.

Kedai Starbucks pertama di luar Seattle yang dibuka adalah di Vancouver dan Chicago. Dan cabang pertama di luar Amerika adalah di Tokyo, Jepang.

Dalam perkembangannya, Starbucks juga mengalami jatuh-bangun. Di AS misalnya, sempat ada beberapa warga yang menganggap Starbucks ini merupakan homogenisasi dari budaya Amerika. Starbucks pun mendapat beberapa serangan, seperti coretan di dinding, penuangan lem pada kunci pintu dan jendela kedai untuk menyulitkan pelanggan masuk ke dalam, sampai yang terparah adalah penempelan pengumuman dengan kop surat palsu Starbucks yang isinya adalah penyesalan atas penutupan ratusan kedai Starbucks di seuruh dunia.

Seiring dengan berjalannya waktu, Starbucks Company juga mengembangkan divisinya; Starbucks Entertainment dengan merk Hear Music yang memasarkan buku, musik, dan film.

Sekarang ini, sudah banyak kedai Starbucks yang menyediakan Wi-Fi, jadi penikmat kopi bisa makin nyaman banget untuk ngopi di Starbucks. Selain memang kopinya yang enak, suasananya juga nyaman banget.

Starbucks kini sudah bisa ditemui di berbagai negara, termasuk Indonesia. Untuk di Indonesia sendiri, hak waralaba Starbucks dimiliki oleh Mitra Adi Perkasa.

Oh iya foodlovers, mau makan ENAK dan MURAH? Coba deh buka http://lapar.com/ Starbucks Starbucks Starbucks –>

Deal, Kupon, Makan, Makanan , Resto, Restoran, Tempat Makan, Diskon, Diskon Makan, Makan Murah, Wisata Kuliner, Makan Makan, Kuliner

lapar.com ? mau makan murah setiap hari ? mau Makanan Top dengan harga edan.. potongan harga hingga 90% setiap harinya.

Source: http://lapar.com/makanplus/

Rendang food and nutritional value
Rendang Food and culinary

Rendang Food and culinary

Rendang is the food side dishes are usually consumed by the people of Indonesia. Rendang contains 193 kilocalories of energy, 22.6 grams protein, 7.8 grams carbohydrates, 7.9 grams fat, 474 milligrams of calcium, phosphorus 211 mg, and 14.9 milligrams of iron. Also in Rendang is also contained as much as 69 IU of vitamin A, vitamin B1 and 0.12 milligrams of vitamin C 0 milligrams. The results obtained from conducted a study of 100 grams Rendang, the number of which can be eaten as much as 100%.

 

Detailed information Composition Nutrition / Nutritional Rendang:

Name Foodstuffs: Rendang
Other names / Alternative: –
Many Rendang studied (Food Weight) = 100 gr
Rendang parts that can be consumed (BDD / Food Edible) = 100%
Amount of Energy Content Rendang = 193 kcal
Number of Protein Content of Rendang = 22.6 g
The amount of fat content Rendang = 7.9 gr
Number of Carbohydrate Content of Rendang = 7.8 gr
Calcium content Rendang number = 474 mg
Phosphorus content Rendang number = 211 mg
Content of Iron Rendang number = 14.9 mg
The content of Vitamin A number Rendang = 69 IU
The content of Vitamin B1 amount Rendang = 0.12 mg
The amount of Vitamin C content of Rendang = 0 mg
Efficacy / Benefits Rendang: – (Not Available)
Initial letters Name Foodstuff: R
Nutritional Information Sources: Various publications of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia as well as other sources.

Description :
Research / Research at different Rendang can produce differences in the results are due to various factors that influence. We are sorry if there are errors or omissions in the list of food composition information of this Rendang. Hopefully the nutrients / nutrient Rendang This can be useful for all of us. 

See also :

Source : http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-rendang-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html